pilihan +INDEKS
Pembangunan Dapur MBG di Wilayah 3T Pekanbaru Mulai Berjalan, Ditargetkan Rampung 35 Hari
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, Senin (26/1/2026), mengatakan, pembangunan dapur MBG di Okura ini telah berjalan selama sepuluh hari. Progres fisik bangunan sudah mulai terlihat. Diharapkan, proses pembangunan dapat segera diselesaikan. Sehingga, manfaat kehadiran SPPG ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat utama.
“Pembangunan dapur MBG ini mudah-mudahan bisa segera rampung dan melayani anak-anak kita di wilayah 3T. Kami berharap pengerjaannya cepat dan sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN). Sehingga, pelayanan makan bergizi gratis dapat segera diberikan,” ujarnya.
Secara prinsip tidak terdapat kendala teknis dalam pembangunan SPPG tersebut. Namun, Pemko Pekanbaru tetap mengantisipasi persoalan jangka panjang, terutama terkait kepastian status lahan.
"Awalnya, kami mengusulkan pembangunan di lahan pertanian milik pemko yang lokasinya tidak jauh dari area saat ini. Akan tetapi, terjadi perbedaan pendapat terkait lokasi dengan pihak investor," ungkap Markarius.
Guna menghindari persoalan di kemudian hari, investor SPPG diminta agar lahan yang digunakan dibeli dan dihibahkan kepada Pemko Pekanbaru
Dapur MBG di Jalan Raja Panjang Okura ini menjadi salah satu dapur MBG di Pekanbaru yang berada di wilayah 3T, selain Kelurahan Melebung dan Sungai Ukai. Khusus dapur MBG Okura, jumlah penerima manfaat tercatat sebanyak 693 orang. Penerima manfaat tersebut mencakup kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Seharusnya, penerima manfaat bisa mencapai lebih dari seribu orang. Namun, dengan progres pembangunan seperti saat ini, kami optimistis dapur MBG ini dapat selesai sesuai target, yakni 35 hari,” tambah Markarius.
Pembangunan dapur MBG tersebut dilaksanakan oleh pihak swasta, PT Putra Inti Solusindo. Setelah pembangunan selesai, hasil pekerjaan akan dinilai oleh tim appraisal.
Selanjutnya, biaya pembangunan akan diganti oleh pemerintah disertai keuntungan perusahaan, sebelum akhirnya bangunan SPPG tersebut diserahkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk dioperasikan.
Dengan hadirnya dapur MBG di wilayah 3T, Pemko Pekanbaru berharap kualitas pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, dapat meningkat secara berkelanjutan.
Berita Lainnya +INDEKS
Perbaiki Sistem Pengelolaan, Wako Agung Nugroho Dorong Pengembangan TPA Muara Fajar II
PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mendorong percep.
Tindak Lanjut Laporan Warga, Evakuasi Dilakukan TRC 112 Pekanbaru AMAN
PEKANBARU – Tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksu.
Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang Angkatan 45
TELUK KUANTAN – Suasana haru mewarnai kegiatan Bupati Kuantan Si.
Disbudpar Pekanbaru Daftarkan Baju Singkap ke Kemenkumham demi Lindungi Warisan Melayu
PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui D.
Pj Sekdako Pekanbaru: Narkoba Turunkan Motivasi Kerja Masyarakat
PEKANBARU – Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj.
Fasilitas Lengkap & Gratis! Sekolah Rakyat Rokan Hulu Integrasikan SD hingga SMA
ROKAN HULU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Roka.







