pilihan +INDEKS
Dishub Samarinda Belajar Pengelolaan Parkir di Pekanbaru
PEKANBARU, HalamanNusantara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, mendapatkan kunjungan dari Dishub Kota Samarinda, akhir pekan kemarin. Kunjungan ini dalam rangkaian kunjungan kerja mempelajari sistem pengelolaan parkir tepi jalan umum di Kota Pekanbaru.
Rombongan dipimpin Kepala Dishub Kota Samarinda, HMT Manalu MSc yang berkunjung ke Kantor Dishub Kota Pekanbaru, Komplek Tenayan Raya. Rombongan Disambut Kepala Dishub Pekanbaru Yuliarso, melalui Kabid Angkutan Khairunnas, didampingi Kepala UPT Perparkiran Radinal Munandar.
Diskusi dalam pertemuan tersebut berlangsung hangat setelah Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar memberikan paparan terkait sistem pengelolaan di Pekanbaru.
Mulai dari penerapan pembayaran parkir non tunai (elektronik) hingga sistem pendapatan daerah yang terukur dari jasa layanan parkir tepi jalan umum di Pekanbaru.
"Alhamdulillah, kita kembali menjadi salah satu rujukan atau percontohan dalam pengelolaan parkir tepi jalan umum. Terakhir dari Pemkot Samarinda melalui dinas perhubungan nya," kata Yuliarso, Senin (7/8/2023).
Dalam kunjungan kerja tersebut, rombongan Dishub Samarinda tertarik dalam pengelolaan menggunakan pihak ketiga. Ada keterukuran dan kepastian pendapatan untuk PAD. Kemudian, pelayanan kepada pengendara juga di kedepankan.
Ditambahkan Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru, Radinal Munandar bahwa Dishub Kota Samarinda tertarik dengan pengelolaan yang ada di Kota Bertuah ini. Mereka mengapresiasi karena Dishub Pekanbaru tidak perlu lagi mengeluarkan biaya dalam pengelolaan parkir tepi jalan umum ini.
"Mereka kaget juga karena seluruh atribut jukir kita sepenuhnya ditanggung oleh pihak ketiga. Dishub tidak menganggarkan lagi, tapi itu semua oleh pengelola (pihak ketiga). Ini kan cukup bagus," ujar Radinal.
Kemudian, rombongan Dishub Samarinda juga mempertanyakan terkait sistem pembayaran non tunai yang diterapkan. Karena sejumlah jukir di Kota Pekanbaru telah dibekali mesin EDC sebagai alat bayar non tunai.
"Jadi mereka mengapresiasi juga, karena Kota Pekanbaru hanya mendapat pendapatan dan melakukan pengawasan di lapangan saja. Kalau mereka, Dishub nya yang melakukan pengadaan atribut karena belum pakai pihak ketiga," ungkapnya.
Dari segi PAD, Dishub Samarinda hanya mampu meraup Rp3 miliar lebih per tahun dari parkir tepi jalan umum. Sementara Pekanbaru yang kota nya lebih kecil dari Samarinda bisa mendapatkan berkali-kali lipat dari jumlah tersebut. (Kominfo8/RD2)
Berita Lainnya +INDEKS
Wabup Misharti Pimpin Rapat Pra Musrenbang RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2027
Bangkinang Kota — Wakil Bupati Kampar Dr Misharti S.Ag M.Si memimpin Rapat Pra Musyawarah P.
BKMT Bersyalawat Dan Berbagi, Perdalam Ibadah Dan Tingkatkan Kepedulian Kemayarakatan
Kampar, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kampar di minggu kedua ramadhan sepert.
Bupati Siak Afni Zulkifli Minta PT AIP Tanggung Jawab Atas Pencemaran Sungai
SIAK - PT. Aneka Inti Persada (AIP) terbukti melakukan pelanggaran UU Lingk.
Pimpin Apel Pagi, Pj Sekda Kampar Tekankan ASN selalu memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat dan Wajib Menjaga Integritas
Bangkinang Kota - PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP, M.SI mengingatka.
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lokasi Tambang Galian C Empat Balai
KUOK - Bedasarkan laporan dari warga setempat ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ka.
Forum Anak Kampar Warnai Bakti Sosial Yang Digelar GOW Kab. Kampar
Bina Baru, Berbagai elemen ikut ambil andil mendukung kegiatan Bakti Sosial yang digelar oleh Gab.


.jpg)
.jpg)



